Deskripsi:
Pedrosa mengatakan bahwa pada awalnya dia marah karena merasa pengaturan motornya diduplikasi oleh Marquez tanpa izin atau pemberitahuan. Dia merasa ini adalah perbuatan tidak hormat dan tidak menghargai kerja kerasnya untuk mengembangkan dan mengatur motor.
Namun, setelah itu Pedrosa mengakui bahwa Marquez adalah seorang pesaing yang sangat kuat dan memiliki kemampuan luar biasa di lintasan. Meskipun mereka memiliki perbedaan dalam pendekatan dan gaya berkendara, Pedrosa mengatakan bahwa dia harus menghormati keputusan Marquez untuk mencoba pengaturan motornya.
Pedrosa juga menyadari bahwa Marquez masih harus beradaptasi dengan motor Honda dan menghadapi tantangan yang unik. Dia menyatakan bahwa dukungan dan bantuan dari tim sangat penting dalam proses ini, dan dia berharap Marquez mendapatkan dukungan yang dia butuhkan.
Meskipun awalnya marah, Pedrosa mengatakan bahwa dia ingin melihat Marquez berhasil dan bangkit kembali ke performa terbaiknya. Dia berharap persaingan sehat dan saling mendukung di antara mereka sebagai rekan setim.
Namun, tidak ada konfirmasi apakah Marquez benar-benar menduplikasi pengaturan motornya atau tidak. Ini adalah spekulasi yang muncul dari pernyataan Pedrosa dan belum ada konfirmasi dari pihak terkait.
Peserta MotoGP Dani Pedrosa mengakui bahwa dia pernah marah pada rekan setimnya, Marc Marquez, karena menduplikasi pengaturan motornya. Pedrosa menyadari kemampuan Marquez sebagai calon alien berikutnya, tetapi mereka memiliki beberapa perbedaan. Pedrosa tetap menjadi perhatian utama karena pengalamannya, sementara Marquez harus beradaptasi dengan motor. Namun, Pedrosa baru-baru ini mengungkapkan bahwa Marquez mengikuti data pada motornya.
Traslate :
MotoGP participant Dani Pedrosa admitted that he was once angry with his team mate, Marc Marquez, for duplicating the arrangement of his motorcycle.Pedrosa realized Marquez's ability as the next alien candidate, but they had some differences.Pedrosa remains a major concern because of his experience, while Marquez must adapt to the motor.However, Pedrosa recently revealed that Marquez followed the data on his motorcycle.
Music:
Youtube Audio Library
#news
Pedrosa mengatakan bahwa pada awalnya dia marah karena merasa pengaturan motornya diduplikasi oleh Marquez tanpa izin atau pemberitahuan. Dia merasa ini adalah perbuatan tidak hormat dan tidak menghargai kerja kerasnya untuk mengembangkan dan mengatur motor.
Namun, setelah itu Pedrosa mengakui bahwa Marquez adalah seorang pesaing yang sangat kuat dan memiliki kemampuan luar biasa di lintasan. Meskipun mereka memiliki perbedaan dalam pendekatan dan gaya berkendara, Pedrosa mengatakan bahwa dia harus menghormati keputusan Marquez untuk mencoba pengaturan motornya.
Pedrosa juga menyadari bahwa Marquez masih harus beradaptasi dengan motor Honda dan menghadapi tantangan yang unik. Dia menyatakan bahwa dukungan dan bantuan dari tim sangat penting dalam proses ini, dan dia berharap Marquez mendapatkan dukungan yang dia butuhkan.
Meskipun awalnya marah, Pedrosa mengatakan bahwa dia ingin melihat Marquez berhasil dan bangkit kembali ke performa terbaiknya. Dia berharap persaingan sehat dan saling mendukung di antara mereka sebagai rekan setim.
Namun, tidak ada konfirmasi apakah Marquez benar-benar menduplikasi pengaturan motornya atau tidak. Ini adalah spekulasi yang muncul dari pernyataan Pedrosa dan belum ada konfirmasi dari pihak terkait.
Peserta MotoGP Dani Pedrosa mengakui bahwa dia pernah marah pada rekan setimnya, Marc Marquez, karena menduplikasi pengaturan motornya. Pedrosa menyadari kemampuan Marquez sebagai calon alien berikutnya, tetapi mereka memiliki beberapa perbedaan. Pedrosa tetap menjadi perhatian utama karena pengalamannya, sementara Marquez harus beradaptasi dengan motor. Namun, Pedrosa baru-baru ini mengungkapkan bahwa Marquez mengikuti data pada motornya.
Traslate :
MotoGP participant Dani Pedrosa admitted that he was once angry with his team mate, Marc Marquez, for duplicating the arrangement of his motorcycle.Pedrosa realized Marquez's ability as the next alien candidate, but they had some differences.Pedrosa remains a major concern because of his experience, while Marquez must adapt to the motor.However, Pedrosa recently revealed that Marquez followed the data on his motorcycle.
Music:
Youtube Audio Library
#news
- Категория
- Спортивные мотоциклы
Комментариев нет.









